Try to search for The Things?

October 03, 2011

Barangkali memang karena memaksakan kehendak



Bukan saja efeknya pernah aku ulas sebelumnya di postingan ini : Ayah dan 3 Kalimatnya, namun diluar itu seseorang mengatakan dan memberikan peringatan kepadaku berlabel “Dangerous Warning, Beware on your bad character; Obtrude!” untuk menjustifkasi sifatku ini.


Barangkali memang benar, aku tidak akan pernah  sampai di 4 tanah pencarian ilmu-ku  jika aku tak berkeras hati untuk menujunya. Barangkali aku tidak akan sampai ke tanah Pare kalau saja aku tak memaksakan kehendak untuk menjadi relawan gempa Jogja tahun 2006 silam dan tertolak!. Meski ayah dan ibuku pada saat itu lebih mengkhawatirkan kondisiku yang ironisnya berangkat justru untuk menolong kondisi orang lain. Aku tertolak dan merubah kompas liburanku ke kota Pare. Bisa baca disini kalo mau di sini


Barangkali karena aku pemaksa kehendak, dan ingin semua sesuai seperti yang aku inginkan. Aku sering gagal lolos jika mengirim application form untuk beasiswa. Bahkan dengan muka tak tahu malu aku mencoba mendaftar di ajang oversea untuk para tokoh muda se-Indonesia. See? Aku memang tak tau malu. Aku gagal, karena aku tahu aku memaksakan kehendak tanpa memandang kemampuan diri.  Lalu datang waktu dimana kemudian aku bisa ngelesot di rumput halaman university of western Sydney. it's called by 'the moment' means you can measure yourself by forcing yourself.


Barangkali karena aku memang memaksakan kehendak. Sejak awal memilih orang yang tidak bisa memberikan label 'acceptance' pada sifatku ini. Meski seringnya aku menerima dengan baik sifat-sifat yang belum tentu aku suka padanya. Ah, barangkali 'memaksakan kehendak-ku' ini memberi efek negatif padanya. Sorry, i didn't mean it. Kelebihan dan kekurangan mutlak ada.


Barangkali memang ada kelegaan tersendiri when we try to pursue thing that we dream, when we try to get finest thing in life, to be well-traveled, to reach some loves, to gain some happiness, to paint some smiles.., even in a force will sometimes..Is it wrong?. Barangkali iya, barangkali tidak.


Barangkali memang tiap orang berbeda untuk mengambil cara demi ‘value’ yang ia harapkan. Ada yang mungkin harus memaksakan kehendak bisa meraih semuanya. Ada yang dengan santai ia mendapatkannya, dan ada pula yang harus menggunakan kekuatan ala militer untuk menjadikan semua miliknya.

"Everybody has his/her own character to pursue anything.  Do not so judge her/him madly blindly".


If bad character is on you, and always impacting people around you, do you mind if you change it? 

No, you will not change a single thing about yourself just to please anyone; it’s about please yourself and makes yourself better. That’s a lesson.


3 comments:

rabest said...

it's very nice and really something... :')

izin share di facebook boleh ya? :)

Kimmi said...

boleh mba rabest.., :).

erika said...

like this!

There was an error in this gadget

Follow